TELKOMINFRA PIMPIN PERBAIKAN KABEL LAUT SMPCS

Jayapura – Telkominfra telah berhasil menyambungkan kabel Laut SMPCS (Sulawesi Maluku Papua Cable System) pada tanggal 8 Juni 2021.  Kabel laut SMPCS mengalami gangguan di kedalaman 4.050 meter pada ruas Biak-Jayapura sejak 30 April 2021.  Gangguan kabel laut tersebut mengakibatkan turunnya kualitas layanan telekomunikasi pada wilayah Jayapura dan sekitarnya.

Dalam operasi perbaikan tersebut, kapal yang digunakan adalah CS Dnex Pacific Link yang merupakan milik PT. DNeX Telco Indonesia (DTI) atau yang lebih dikenal dengan sebutan DNex Pasific Link (DPL). Telkominfra telah menunjuk DPL sebagai strategic partner berdasarkan pengalaman dan performa DPL dilapangan yang sangat baik dalam mengelola kabel laut seperti yang dimiliki PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk.

CS Dnex Pacific Link berada di lokasi titik putus sejak 30 Mei 2021 pukul 23:21 WITA dan sejak saat itu operasi perbaikan kabel SMPCS dimulai.  Dalam proses perbaikannya Telkominfra, Telkom Divisi Service Operation, juga melibatkan pihak eksternal untuk memobilisasi alat-alat dan perangkat yang dibutuhkan baik dari Batam maupun dari Makasar, termasuk mendatangkan para ahli untuk operasi penyambungan kabel.

Semula rencana recovery akan selesai pada tanggal 4 Juni 2021, namun akibat terkendala faktor cuaca proses perbaikan menjadi terlambat.  Beberapa temuan yang juga menambah delay adalah ditemukannya tali rumpon yang menghalangi proses perbaikan di dekat titik perbaikan dan di temukan juga cable break baru atau titik kerusakan lain dengan jarak yang berlawanan dari titik kerusakan pertama.  Cable break ini diduga akibat terbakar oleh magma yang berasal dari kegiatan gunung berapi yang berada di dasar laut.

SMPCS merupakan tulang punggung komunikasi Papua ke bagian Indonesia Timur dan ke seluruh dunia. Sehingga recovery terhadap gangguan pada link tersebut merupakan prioritas utama yang dikawal ketat oleh Telkom Indonesia dan Telkominfra.