Telkominfra Siap Sukseskan Sirkuit Mandalika

 

Sirkuit Mandalika yang berlokasi di Kabupaten Lombok Tengah, provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) akhir-akhir ini tengah menjadi trending topic dan perhatian publik, terlebih setelah diresmikan oleh Presiden Indonesia Joko Widodo pada 12 November 2021. Mandalika International Street Circuit yang merupakan nama asli dari Sirkuit Mandalika akan menjadi tuan rumah seri balapan ke-2 pada 20 Maret 2022 yang merupakan agenda dari MotoGP 2022.

 

Kesiapan komunikasi dengan jaringan dan sinyal prima menjadi bagian terpenting dalam proses komunikasi masyarakat saat berada di area Sirkuit Mandalika.  Untuk itu Telkomsel sebagai operator terbesar di Indonesia turut mempersiapkan kebutuhan akan jaringan di sekitar area Mandalika dalam project Relokasi Combat.  Project Relokasi Combat atau pemindahan lokasi combat dari lokasi A ke lokasi B bertujuan untuk memastikan sinyal Telkomsel dapat terdistribusi dengan sangat baik.  Combat yang berarti compact mobile BTS merupakan mini tower yang dapat dipindahkan kemana saja sesuai dengan kebutuhan Telkomsel yang biasanya kerap digunakan untuk mendukung Big and Major Event (acara-acara besar).

 

Untuk project Relokasi Combat Mandalika Telkomsel mempercayakan Telkominfra sebagai partner.  Sebelum combat dipindahkan, tim Telkominfra bersama dengan Telkomsel melakukan site acquisition (sitac) yang bertujuan memastikan proses pemilihan lahan sesuai untuk dapat menjadi lokasi combat yang baru, pada proses sitac banyak tahap yang dilalui seperti; perizinan sitac combat yang membutuhkan izin dari warga sekitar sampai ke pihak Kelurahan dan Kecamatan setempat sesuai dengan aturan yang ada pada lokasi tersebut.

 

Setelah proses site acquisition telah diselesaikan oleh tim Telkominfra selanjutnya masuk ke proses utama yaitu pekerjaan relokasi combat, normalnya pada proses relokasi ini membutuhkan waktu minimal 1 bulan karena adanya proses sitac pada lokasi baru, namun untuk Project Combat Mandalika Telkominfra sukses menyelesaikan proses relokasi hanya dalam waktu 3 minggu. Pada proses relokasi combat Mandalika, terdapat 2 combat yang disiapkan yaitu: Combat Arrow yang berarti adaptable radio unit on wheels memiliki ketinggian maksimal 15m dan Combat Cruiser yang berarti compact radio unit raised on rig memiliki ketinggian maksimal 42m, perbedaan terhadap tinggi Combat menunjukan semakin luasnya area coverage untuk dapat merasakan sinyal Telkomsel 4G maupun 5G. Untuk event Mandalika ini Telkominfra melakukan relokasi terhadap 6 jenis combat arrow dan 3 combat cruise dengan total 8 combat.

 

Kebutuhan jaringan dan sinyal pada Sikuit Mandalika telah beroperasi dengan baik dan masih terus dalam proses manage oleh Telkominfra.  Semoga kedepannya Telkominfra dapat terus berkontribusi dalam memberikan solusi strategi guna peningkatan layanan Telkomsel yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat khusunya untuk area Mandalika NTB guna mensukseskan perhelatan besar di Indonesia.