TELKOMINFRA TURUT MENDUKUNG SINERGI TELKOMGROUP DAN PEMERINTAH DALAM PENATAAN DAN PENYELENGGARAAN KABEL KOMUNIKASI BAWAH LAUT

Jakarta – Telkominfra hadir dalam penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD) antara Para Regulator dan TelkomGroup untuk optimalisasi infrastruktur digital khususnya Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) di The Westin Jakarta pada tanggal 9 Maret 2022 (09/03).

            Dalam acara ini telah hadir TelkomGroup sebagai penyelenggara yaitu VP Regulatory Management Telkom Chairudin Mirza, EGM Service Operation Telkom Akhmad Ludfy yang juga merupakan Ketua ASKALSI.  Selanjutnya, dari Telkominfra hadir Direktur Utama Telkominfra Bastian Sembiring, EVP Submarine Business Telkominfra Azhar Afi beserta jajaranya lainya.  Peserta yang hadir pada FGD kali ini adalah Direktur Perencanaan Ruang Laut, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Suharyanto, Direktur Pengawasan Pengelolaan Sumber Daya Kelautan KKP Halid K. Jusuf, Asisten Deputi Industri Pendukung Infrastruktur, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Yudi Prabangkara, Asisten Deputi Pengelolaan Ruang Laut dan Pesisir, Kemenko Marves M. Rasman Manafi, Kasubdit Survey dan Pemetaan, Direktorat Jenderal Strategi Pertahanan, Kementerian Pertahanan Kolonel Heri Pribadi, dan Kasubdis Publikasi Pushidrosal Pusat Hidro-Oseanografi TNI AL Letkol Laut (P) Farid Muldiyanto beserta seluruh jajaran lainnya.

Sebelum acara dimulai, semua peserta diwajibkan untuk melakukan antigen dan memperhatikan protokol kesehatan. Rangkaian acara pertama adalah sambutan dari TelkomGroup, Akhmad Ludfy yang juga merupakan Ketua ASKALSI. Dalam sambutan tersebut, disampaikan infrastruktur Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) sebagai komponen yang sangat strategis untuk mendukung transformasi digital karena sebagian besar traffic internet disalurkan atau melalui kabel komunikasi bawah laut. Selanjutnya, hal yang disampaikan adalah sinergitas ekosistem dibutuhkan agar kehadiran SKKL dapat membawa banyak manfaat bagi masyarakat. Selain itu, kerja sama juga wajib dilakukan agar penataan penyelenggaraan SKKL bisa dilakukan secara lebih kondusif.

Dilakukan diskusi dari masing-masing narasumber untuk menyampaikan tanggapan dan aspirasi dari penyelenggara tentang SKKL. Adapun usulan dan masukan strategis seperti usulan perubahan alur kabel dan koridor yang perlu disampaikan kepada Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia.

Menurut Asisten Deputi Industri Pendukung Infrastruktur, Kemenko Marves Yudi Prabangkara berkata, ke depannya SKKL akan menjadi infrastruktur digital prioritas di Indonesia. Karena itu, menurut Asisten Deputi Pengelolaan Ruang Laut dan Pesisir Kemenko Marves M Rasman Manafi, penataan ruang laut harus dilakukan secara baik dan benar agar konflik antar ruang tidak terjadi kedepannya.

Telkominfra sebagai unsur pelaku usaha di sektor ini siap terus bersinergi dengan TelkomGroup dan pemerintah, untuk menginformasikan atau memberi masukan yang dibutuhkan sehubungan dengan kebutuhan penataan dan penyelenggaraan SKKL, agar pelayanan kepada masyarakat senantiasa berjalan lancar.