THE GATE of SUMATRA

 

Pengalaman menarik dan berharga yang pernah dialami oleh tim Telkominfra Regional Sumbagsel mungkin akan menjadi lebih dari sekedar cerita karena pengalaman ini akan menjadi sejarah khususnya untuk regional Sumbagsel.

The Gate of Sumatra istilah yang saya gunakan untuk tol Bakauheni – Palembang merupakan wujud nyata dari harapan dan penantian penduduk pulau ini, bagaimana tidak sebelumnya perjalanan Bakauheni – Palembang yang berjarak 373 km yang biasanya ditempuh 12 jam perjalanan darat, sekarang hanya perlu waktu 3 sampai 3,5 jam. Atas pencapaian ini akan menjadi sebuah lompatan besar karena menghemat waktu tempuh hingga 75%, dan efisiensi ini jelas akan memberikan kontribusi pada penurunan biaya logistik dan akan memberikan daya saing yang besar bagi Palembang. Tol ini akan menghubungkan antar wilayah dan antar daerah, hal terpenting guna membangkitkan perekonomian di pulau Sumatera khususnya di Provinsi Sumatera Selatan dan juga akan menumbuhkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Cerita kami dimulai ketika harus melakukan optimasi jaringan sinyal Telkomsel  dengan jarak tempuh sejauh 345 km dari Pelabuhan Bakauheni menuju Kota Palembang, setara dengan 3x Toll Jakarta – Bandung. Saat itu dari hasil pengukuran awal di tahun 2017 hanya 44% yang sudah tercover 4G, artinya masih ada sekitar 200 kilometer yang harus di optimasi. Hal itu wajar mengingat jalur toll ini sebelumnya lebih dari 50% merupakan lahan perkebunan yang jauh dari pemukiman warga.

Seiring berjalannya waktu, proses optimasi dan pembangunan toll terus berjalan secara  parallel, tepat pada tanggal 20 Januari 2018 ruas toll Bakauheni – Terbanggi Besar sepanjang 131 km akhirnya diresmikan. Alhamdulilah pada saat itu ruas tersebut telah 100% tercover oleh jaringan 4G. Dilanjutkan dengan ruas terpanjang dari Terbanggi Besar – Kayu Agung sepanjang 169 km  juga telah diresmikan pada tanggal 15 November 2019, sehingga tim Telkominfra dapat memberikan kontribusi terbaiknya, hal ini cukup memberikan pencerahan karena hanya dengan penambahan 1 new site kita bisa memberikan 4G seamless pada ruas ini >90%. Merupakan pencapaian yang luar biasa, mengingat sebelumnya ada ruas sepanjang 28 km yang awalnya blank coverage tetapi kini sudah tercover jaringan 4G.

Terakhir ruas Kayu Agung – Palembang sepanjang 45 km telah diresmikan oleh Bapak Presiden Joko Widodo pada tanggal 26 Januari 2021. Akhirnya toll Bakauheni – Palembang sudah full service sampai dengan saat ini. Dimana pada awalnya hanya 44% tercover jaringan 4G, kita masyarakat setempat bisa tetap menikmati perjalanan mereka dengan 95% coverage 4G sepanjang 345 km ketika melintasi tol Bakauheni – Palembang.

Atas segala upaya yang sudah tim Telkominfra lewati selama 4 tahun terakhir dari ground breaking sampai toll diresmikan oleh President RI, tidak ada ungkapan yang lebih baik selain rasa  bangga bahkan sangat bangga karena dapat menjadi bagian dari Telkominfra sebagai trusted partner Telkomsel untuk memberikan kontribusi terhadap bangsa khususnya kebutuhan masyarakat di pulau Sumatra akan jaringan seluler terbaik.

Telkominfra mungkin tidak seperti vendor lain yang memiliki perangkat dilapangan, namun kita hadir sebagai The Real Consultant untuk Telkomsel. Perlahan tapi pasti infrastruktur telah terbangun, semoga kedepannya Telkominfra dapat terus berkontribusi memberikan solusi strategis guna peningkatan layanan terhadap pelanggan dan masyarakat Indonesia.

 

Penulis: Kahfi Amin (870195)

Penyunting: Amanda Ando (896260)